Minggu, 31 Maret 2013

1886 Tjong A Fie memindahkan imperium Bisnis ke Medan

Rumah Kapiten Cina Tjong Yong Hian 1878

Dengan Berbekal 10 perak uang Manchu yang diikatkan ke ikat pinggangnya, Tjong Fung Nam atau yang lebih dikenal dengan nama Tjong A Fie meninggalkan Tiongkok menyusul kakaknya Tjong Yong Hian yang sudah 5 tahun menetap di Deli-Hindia Belanda. Keinginannya yang keras untuk pergi dari negeri Tiongkok dan berpetualang di Nanyang ternyata membuahkan hasil yang sangat membanggakannya.

Dinegeri the het dollar land Tjong A Fie berkeyakinan “walaupun kita berada dinegeri impian yang bergelimang emas, seseorang takkan bisa berhasil tanpa adanya usaha sendiri dimana kekayaan tidak akan tumbuh seperti buah yang siap dipetik begitu saja, kitalah yang harus menanam pohon itu, memeliharanya, melindunginya sehingga pohon itu bisa berbuah seperti yang kita inginkan”. 

Beliau memulai karier sebagai pekerja serabutan ditoko kelontong miliknya Tjong Sui Fo di Labuhan Deli. Karena kemampuannya menjadi penengah jika terjadi perselisihan diantara orang Tionghoa atau dengan pihak lainnya, penguasa Belanda mengangkatnya menjadi Wijkmeester (Kepala kampung) bagi orang–orang Tionghoa di Labuhan Deli. Setelah pengangkatannya itu Tjong A Fie berhenti dari toko Tjong Sui Fo tanpa pernah melupakan kebaikan dari bekas majikannya. Tak lama kemudian pada tahun 1885 Tjong A Fie diangkat menjadi Letnan (Lieutenant) Tionghoa dan pada tahun 1886 tidak lama setelah pengangkatannya Tjong A Fie memindahkan aktivitasnya dari Labuhan Deli ke Medan.

Semenjak memindahkan aktivitasnya dari Labuhan Deli ke Medan di tahun 1886, Fie membuka usaha sendiri dengan menjadi levarinsir yang melego barang–barang keperluan perkebunan seiring dengan itu terbentuklah kerajaan bisnisnya. Tjong A Fie juga memiliki hubungan yang baik dengan sultan Deli Makmoen Al Rasyid Perkasa Alamsyah dan Tuanku Raja Moeda serta pemerintahan Hindia Belanda.

Tjong A Fie memindahkan imperium Bisnisnya ke Kesawan. Di tahun 1886 mereka membangun pasar daging dan setahun kemudian tahun 1887 membangun pasar ikan. Dan tahun 1906 mereka membangun pasar menjual sayur sayuran.






0 komentar:

Posting Komentar

Translate